ON AIR
EDISI Semakin Ku Kejar, Semakin Kau Jauh 5 min
LAGU セツナエモーション 7!!

Jarak Tetap Ada, Meskipun Tidak Ada yang Mengejar

EXCERPT

Jarak akan tetap ada, meskipun tidak ada yang mengejar sama sekali

"Centimeters" biasanya dibaca sebagai lagu penyesalan: seseorang terlambat menyatakan perasaan, lalu jaraknya melebar. Ada satu bait yang tidak cocok dengan bacaan itu, karena di dalamnya yang terlambat bukan hanya satu orang. Ada dua orang yang sama-sama sudah siap, dan sama-sama berhenti.

"Mata hitotsu kimi ga nanika wo iou to shite yameru kara / atashi mo junbi shiteta kotae ienai janai" (Sekali lagi kamu mencoba mengatakan sesuatu lalu berhenti / aku juga sudah menyiapkan jawaban, bukan berarti tidak bisa menjawab) — Seven Oops, "Centimeters"

"Ienai janai", bukan berarti tidak bisa mengatakannya, terdengar seperti kalimat pembelaan. Yang menarik, yang dibela adalah kedua pihak. Keduanya mampu. Yang tidak ada adalah orang yang bersedia jadi yang pertama menanggung risikonya. Tidak ada pengejar dan tidak ada yang dikejar, tapi jaraknya ada.

Dan jarak itu dirasakan sebagai kemacetan, bukan kehilangan:

"Ima sara kimi ga suki nante iidasenai / sonna futari no kyori ga modokashii yo" (Sekarang sudah terlambat untuk bilang aku suka kamu / jarak antara kita berdua itu menjengkelkan)

"Modokashii" adalah kata untuk frustrasi yang tidak sabar, seperti melihat sesuatu yang seharusnya bisa bergerak tapi tidak bergerak. Narator tidak meratapi orangnya. Ia jengkel pada jaraknya.

Chorus pertamanya mengandung klaim yang bisa diuji: perasaan itu "lebih pasti dari kata-kata, lebih dekat dari napas". Tapi kalimat berikutnya berbunyi "ingin mencoba menyampaikannya". Kalau perasaannya sepasti itu, mengapa masih di tahap ingin mencoba? Jawaban paling sederhana: kepastian tentang perasaan dan kesiapan untuk mengucapkannya adalah dua hal yang berbeda, dan lagu ini berada tepat di celah di antara keduanya.

Narator juga tidak memakai bahasa yang lembut untuk dirinya sendiri. Di bait pembuka ia berkata bahwa ia masih tidak bisa diandalkan, masih seperti anak kecil, dan tidak sanggup menatap mata lawan bicaranya. Apakah itu kesadaran diri atau kasihan pada diri sendiri yang disamarkan, lagu tidak memutuskan. Salah satu cara membedakannya, sebagai cara membaca dan bukan aturan, adalah melihat apa yang terjadi sesudahnya: yang pertama bergerak, yang kedua mengulang pengakuan.

Mekanisme kemacetan itu paling jelas di baris ini:

"Tamerau ashi ga fumidasu taimingu wo hakatteru" (Kaki yang ragu sedang mengukur timing untuk melangkah)

"Hakatteru" berbentuk sedang berlangsung. Bukan menghitung sekali lalu gagal, tapi menghitung terus. Di chorus kedua, "kaki yang ragu" berganti menjadi "satu langkah lagi": lebih spesifik, lebih dekat, tapi tetap mengukur. Selama angka yang cukup aman belum ditetapkan, pengukuran tidak punya alasan untuk selesai. Di tengah lagu, suara teman yang memanggil dari seberang bahkan diterima dengan lega sebagai jalan keluar. "Shikatanaku", tidak ada pilihan lain, padahal itu pilihan yang sedang menyamar sebagai keterpaksaan.

Jarak ini tidak dibuat oleh yang mengejar atau yang menjauh, tapi oleh dua orang yang sama-sama menunggu yang lain mulai.

Dalam edisi ini, "Centimeters" berfungsi sebagai lawan bicara. Kalau di lagu lain jarak terasa muncul karena seseorang mengejar, di sini jaraknya ada tanpa pengejaran sama sekali. Itu tidak membantah rasa "dikejar lalu menjauh". Ia hanya mengingatkan bahwa ada lebih dari satu jalan menuju jarak yang sama, sehingga sebabnya belum tentu tunggal.

Lensa kendali muncul di ujung lagu. Narator kembali ke tepi breakwater yang sama. Di awal, anginnya "yasashikatta", lembut. Di akhir, anginnya "mabushikatta", menyilaukan. Lagu tidak memberi tahu apakah ia akhirnya bicara. Yang berganti hanya satu kata sifat, dan satu hal yang dibawa narator ke sana: "arittake no yuuki", seluruh keberanian yang ada. Tempatnya sama, jaraknya mungkin sama. Yang berbeda adalah apa yang ia bawa ke tempat itu. Ini bukan janji bahwa keberanian selalu cukup. Ia hanya menunjukkan bahwa ketika angka aman tidak pernah ditetapkan, satu-satunya yang masih bisa berubah adalah seberapa banyak yang dibawa saat akhirnya berdiri di sana.

Kalau dua orang sama-sama sudah menyiapkan jawaban, siapa yang sebenarnya sedang menunggu untuk dikejar?